Tags

,

10 menit yang lalu, 25 tahun silam, seorang ulfa octaviani lahir.

Dengan membawa misi dari Allah, entah apa misinya, bagaimana menjalankannya, sudah kupasrahkan kepada Allah. Dia lebih tahu apa yang terbaik untukku, dan kuyakin Allah ga akan salah untuk memilihkanku yang terbaik. Contohnya ya, kepergianku untuk menuntut ilmu di negeri paman sam ini. Tidak pernah sekalipun tersebersit dalam hati ingin menginjakkan kaki di negeri ini. Kuakui akupun agak gentar ketika aku memutuskan untuk pergi, ke negara yang dari Indonesia seperti tampak anti-Islam. Nyatanya, Allah meletakkanku di kota dengan komunitas muslim yang kuat dan sangat friendly dengan muslim. DI universitas pun tidak jarang kulihat orang berjilbab. Ketakutanku tak beralasan, karena kebebasan beragama dijamin negara. Subhanallah… See, Allah tak pernah salah.

10 menit lalu, umurku berkurang satu. Semoga sisa umurku berkah dan membawa manfaat. Saatnya kontemplasi, apa yang sudah bisa kuberikan pada orang tuaku, pada orang disekitarku, pada  agamaku, negeriku… belum ada kayaknya. haha.. 

Tidak ada kebiasaan merayakan ulang tahun dalam keluargaku, mengingatnya pun tidak.

Lucunya, saat membuka Google, terlihat gambar kue ulang tahun dan ucapan. ‘Happy birthday, Ulfa’, well that was sweet.

 Image

Ya tahun ini aku pun tak merayakan ulang tahunku, tak berharap pun ada yang ingat, karena aku pun tidak mengingatnya. Tapi, sebuah text chat dari Ibu dan bapak yang mendoakanku, that is also sweet. Semoga sisa umurku bermanfaat dan berkah. Semoga aku bisa berbakti dan membanggakan mereka.. di dunia dan akhirat.

 

Advertisements