Tags

, , , , ,

Bilamana fellow students ingin berhemat, berikut ini adalah tips-tips yang saya rasa cukup bermanfaat selama saya sekolah di Amerika.

1. Share house/apartment
Kalau bisa, karena akomodasi memerlukan biaya paling besar. Makan, baju, buku, keperluan hidup yang lain bisa ditekan tapi akomodasi tidak. Kalau bisa sharing rumah atau apartemen tentu akan menghemat banyak biaya. Tentu saja, kadang harus saling bertoleransi dengan kawan serumah atau seapartemen. Semoga ya, teman-teman dapat kawan sharing yang cocok dan baik.

2. Masak sendiri

Kalau bisa dan ada waktu, masak sendiri akan menghemat biaya makan. Makan diluar satu kali $5-10 dolar. Kalau sehari makan 2 kali saja, sehari keluar $10-20, sebulan tinggal dikalikan $300-600 (yang 600 lebai lah ya, ga akan sampe segitulah). Kalau disini, alhamdulilah ada 4 toko besar within walking distance (30-40minutes walk or bisa nunggu bis sekitar 5-10 mins). Untuk makanan dan barang yang cepat habis seperti roti, telur, susu, sayur dan buah (plus coklat kalau saya mah) saya beli di departement store tersebut. Untuk barang yang bisa diprediksi dan dipakai sehari-hari seperti sabun, sampo, dll, beli dalam bulk, perkirakan kebutuhan hidup selama sebulan (atau satu semester bahkan kalau bisa hahaha), kurangi frekuensi pergi ke departemen store, karena kalau sudah pergi ke department store pasti beli sesuatu, entah butuh atau tidak (pengalaman pribadi haha jadi malah jajan-jajan ga jelas).

3. Tunggu diskon dan pergi ke toko yang selalu diskon haha 😀

Waktu sacred untuk belanja adalah saat diskon, Black Friday biasanya membuat toko mendiskon besar-besaran, kalau elektronik ga terlalu banyak bedanya atau mungkin saya yang gak tahu ya, kalau elektronik lebih baik online sih ktnya. Suka ada deal2 gitu dari amazon atau group on. Atau kalau berani nyari di ebay, kadang bisa dapat deal2 juga. Tips untuk mencari barang di ebay: jangna langsung beli, tapi lihat pasaran dulu. Harga barang yang kamu inginkan berapa, di amazon atau tempat lain, lalu watch beberapa penjual dengan barang yang kamu incar. Setelah yakin, baru ikut bidding. Sewaktu bidding juga, kalau mau beneran dapat, cari yang waktu ending untuk penawarannya pagi buta lol. Terus juga sebenarnya Januari, setelah uang orang habis untuk Thanksgiving, natal dan tahun baru, toko mendiskon besar juga. Selain itu, di Amerika selalu ada hari nasional tertentu. Hari pancake nasional misalnya, biasanya iHop akan memberi diskon (dapat dari mailbox rumah) untuk makan pancake iHop gratis atau dengan diskon besar. Ngomong-ngomong mailbox, diskon makanan atau groceries juga suka ada. Kalau rajin, diambil dan beli dengan kartu diskon tersebut.

Toko yang biasa memberi diskon, atau menjual dengan harga yang lebih murah:

1. Walmart (pastinya XD), harga di walmart pada umumnya lebih murah dibanding tempat lain (seperti Target atau Tom Thumb), untuk keperluan sehari-hari seperti sabun, shampo, tissue, sabun cuci piring, roti, saya biasanya beli disini haha 😀 Untungnya bus sekolah ada jadwal kesana tiap jumat dan minggu.

2. Old Navy

Toko baju ini biasanya suka memberi diskon dan harganya murah. Teman saya pernah dapat jeans dengan harga dibawah $1 hahah. seru lah.

3. Thrift store/goodwill

Saya belum pernah nyoba, karena jauh letaknya dari tempat tinggal saya. Tapi toko-toko ini biasanya menjual barang yang didonasikan atau barang second-hand.

4. Ross, forever 21, H&M

Hahaha, kalau sudah sampai di Amerika, mungkin teman-teman sekalian akan sering mengunjungi tempat-tempat ini untuk membeli baju dengan harga murah. Ross biasanya menjual barang branded yang sudah tidak in lagi atau kelewat season dengan harga yang lebih murah. Forever 21 itu toko seperti apa ya, ramayana kali ya, sementara H&M juga toko baju yang cukup murah. Selain toko offline ini, banyak juga toko online yang menjual baju-baju juga.

5. Rei garage sale

Haha, I am inclined to mountain shops, because if they could survive rough condition in the mountains then they should be doing super fine in daily condition. More importantly the things I bought should be able to handle my rough treatment lol. Saya dari dulu hobinya beli tas dan sepatu di toko gunung gitu semacam alpina atau eiger di Bandung. Disini ada toko Rei yang suka membuat garage sale tiap 3/4 bulan (cek websitenya), jadi member atau tidak bisa membeli barang secondhand yang cukup bagus. Untuk persiapan saya ke Alaska (karena butuh jaket yang kuat dingin), saya membeli jaket NorthFace Hyvent yang harga aslina $120 jadi sekitar $35 haha. Nyari yang Arcypterix ga nemu yg murah :D, terus hiking boots gore-tex juga sekitar segituan harganya. Minusnya ya, second hand, terus ukurannya ga selalu ada.

6. Food coupons and digital coupons.

Tiap minggu, di mailbox suka ada kupon makanan atau kupon lain. Saya ga terlalu sering pake, paling pake digital coupon yang tersedia online buat belanja di Tom Thumb karena mudah dan dia personalized deals artinya toko ini tahu barang apa yang sering saya beli dan mengirimkan kupon ke email saya untuk barang-barang tersebut. Tinggal login dan add coupons sehingga pas checkout otomatis didiskon. Untuk makanan segar, biasanya saya pergi ke Sprout farmers market, beli buah dan sayur apapun yang lagi diskon. Apel dan jeruk biasanya murah dan selalu ada dengan harga $1 per pounds. Sisanya menyesuaikan saja dengan buah yang lagi diskon lol. Sayur macam kale, lettuce, beli yang dibawah $1 lol. Hidup mahasiswa! XD

7.Campus Storage Sale

Kadang-kadang kampus suka memberi garage sale, bisa furnitur, bisa barang elektronik, tergantung barang apa yang sedang tersedia di garage. Lumayan, beli kursi bagus $5 atau meja $10.

8. Streaming internet

Tv rasanya tidak terlalu perlu ya disini. Internet cepat memungkinkan banyak variasi hiburan. Banyak acara gratis dari Hulu yang bisa diakses. Kalau punya amazon prime, prime juga menyediakan banyak film dan series gratis.  Streaming drama dan anime juga asik, yah tergantung preferensi hiburan teman-teman sekalian deh.

9. Garage sale

Keluarga-keluarga di amerika suka mengadakan garage sale, seringkali barang-barang mereka dijual lebih murah. Biasanya karena mereka sedang membersihkan barang-barang dari rumah mereka atau karena mereka akan pergi atau pindah. Ada alternatif lain, kalau teman kalian sudah selesai sekolah dan akan kembali ke negara masing-masing, baik sesama orang indonsia maupun mahasiswa internasional lain, suka jual barang murah atau bahkan memberi ‘turunan’ barang.

Apa lagi ya, mungkin sekian dulu. Kalau ada yang ingat lagi nanti diupdate. Kalau ada saran-saran juga mangga sok atuh  dikomen 😀

Tentu gaya hidup teman-teman berbeda dengan saya, pertimbangannya tentu selain harga, ada juga waktu, effort, silahkan disesuaikan dengan kondisi teman-teman sekalian.

Advertisements