Tags

, ,

Hello fellow students,

 

Untuk teman-teman sekalian yang akan pergi ke Amerika untuk studi, kadangkala ingin membawa uang untuk bekal disana. Baiknya dalam bentuk cash atau ditransfer? Setelah sampai disana jika keluarga ingin mengirim atau justru teman-teman ingin mengirim uang bagaimana caranya?

Mungkin ada pertanyaan seperti ini.

Sepengalaman saya, bisa membawa uang ke Amerika, hanya saja jika jumlahnya melebihi 10.000 USD maka harus mendeclare hal tersebut di bandara tempat kamu mendarat di Amerika.

Setelah di Amerika, cara mengambil uang dari bank ialah dari:

  1. Kartu Debit/ Kartu Kredit. Kartu debit yang ada logo mastercard atau visa juga dapat ditarik, tapi ingat ada biaya tarik uang nya 25 USD.
  2. Citibank katanya bisa global transfer jika kita punya akun citibank di Indonesia tapi saya dulu gagal terus mau coba transaksi ini.
  3. Cara lain adalah dengan paypal, menurut teman saya menggunakan paypal ini lebih murah biaya transfernya. Mengingat kalau transfer melalui bank, butuh biaya transfernya 25/40 USD.

Selama di Amerika, ketika menjadi student biasanya mudah untuk membuka akun bank. Dulu di Universitas saya, bank yang masuk adalah Wells fargo, di dekat apartemen juga ada cabangnya jadi saya membuka akun di Wells Fargo. Di Amerika, banyak transaksi dilakukan tanpa cash (malah kalau pakai cash jadi agak aneh, terutama kalau pakai uang besar seperti 100 dolar. Awal-awal datang saya cuma ada 100 dollar, diliatin sama mbak-mbak walmart). Kartu debit maupun kartu kredit biasa dipakai untuk membayar segala hal, sampai kalau beli permen harganya 1 dolar pun bisa dan bukan hal yang aneh. Namun untuk beberapa tempat turistik seperti New York, kadang mereka tidak menerima pembayaran kartu untuk barang dibawah $ 5/ $10.

Biasanya, saya menggunakan kartu debit sebagai untuk menyimpan uang sementara kartu kredit untuk membayar belanjaan, tagihan listrik, telepon, apartemen dan sebagainya. Untuk belanja online, kedua kartu bisa digunakan (enaknya Amrik), biasanya butuh kartu kredit, namun di Amerika kartu debit maupun kredit ga ada bedanya. Hanya kartu kredit ada limitnya, sesuai dengan jumlah deposit (karena saya mahasiswa asing jadi tidak punya credit history). Jadi misalnya kalau membayar sesuatu yang lebih diatas limit tersebut ya tidak bisa. Misalnya, mau membeli tiket pulang harganya 1,100 USD, sementara limit credit card hanya 500 USD, tentu tidak bisa. Hal ini baru disiasati dengan menggunakan kartu debit, tapi siap-siap ada jumlah uang tersebut di tabungan ya. Alasan lain mengapa saya pisahkan kedua kartu tersebut adalah karena kartu debit terkait langsung dengan tabungan, jadi kalau misalnya (semoga tidak terjadi) ada yang dapat informasi kartu kita, bisa masuk ke tabungan juga. sementara kalau pake credit card, terpisah dengan tabungan jadi lebih aman.

Ada satu lagi yang menarik di dalam transaksi keuangan di Amerika yaitu buku cek. Wah saya tidak pernah punya buku cek, jadi tidak pernah tahu bagaimana cara memakaiinya dan buat apa. Kebanyakan buku cek saya gunakan untuk pembayaran tuition fee. Buku cek diberikan oleh bank ketika kita baru membuka akun, lalu kalau kita ingin buku cek lebih banyak, bisa menggunakan jasa pencetakan buku cek secara online. Bisa milih gambar dan murah, dapatnya juga banyak.

Sekian mengenai penggunaan uang di Amerika.

Jika ada info yang teringat kembali akan saya tuliskan.

Cheers!

1/25/2016

 

Advertisements